Profil Pendeta Abner, Pelayan Setia Gereja Mateng Selama 27 Tahun

Profil Pendeta Abner, Pelayan Setia Gereja Mateng Selama 27 Tahun

Kehidupan dan Perjalanan Pendeta Abner dalam Pelayanan Gereja

Pendeta Abner telah menjalani perjalanan pelayanan selama 27 tahun sebagai pelayan Gereja Toraja Mamasa (GTM) di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Ia dilantik sebagai pendeta pada 19 Februari 1999 di Jemaat Sion Tobadak 4. Sejak saat itu, ia mulai melayani satu jemaat sambil mengembangkan pelayanan ke berbagai wilayah lain seperti Salulebo, Saluandeang hingga Lumu.

Lahir pada 4 April 1971 di Desa Orobua, Kecamatan Sespa, Kabupaten Mamasa, Pendeta Abner memiliki latar belakang yang kuat dalam imannya. Baginya, menjadi pendeta bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hidup yang diyakini berasal dari Tuhan. Ia merasa bahagia bisa terus melayani jemaat serta masyarakat di Mamuju Tengah, meskipun tidak jarang menghadapi tantangan di lapangan.

Menurutnya, kebahagiaan seorang pendeta tidak diukur dari materi, tetapi dari kesempatan melayani dan membawa damai bagi sesama. Tugas pendeta, menurut Pendeta Abner, meliputi mengkhotbahkan Injil, memimpin ibadah, melayani sakramen seperti baptisan dan perjamuan kudus, hingga memberikan pendampingan pastoral kepada jemaat.

Selama puluhan tahun mengabdi, salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah membangun hubungan dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Ia mengaku belajar membangun komunikasi lintas agama, bermitra dengan pemerintah, hingga terlibat mendukung program sosial kemasyarakatan di Mamuju Tengah.

Pendeta Abner menjelaskan bahwa tugasnya sebagai pendeta tidak hanya terbatas pada lingkungan gereja, tetapi juga mencakup kontribusi positif untuk masyarakat luas. Ia merasa bahwa pelayanan yang dijalankannya merupakan bentuk pengabdian untuk menjalankan amanat Tuhan sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.

Seiring waktu, perjalanan pelayanannya pun terus berlanjut dari tahun ke tahun. Pada periode 2011 hingga 2016, ia melayani 11 jemaat di Klasis Tobadak Raya. Kemudian pada 2016 hingga 2021, jumlah jemaat yang dilayani menjadi tiga jemaat. Sementara pada periode 2021 hingga 2026, ia melayani dua jemaat.

Saat ini, Pendeta Abner bertugas di Klasis Tobadak Raya setelah sebelumnya melayani di Klasis Tobadak Raya Timur. Meski posisinya berubah, ia tetap menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan semangat.

Bagi Pendeta Abner, pengabdian selama 27 tahun bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi juga tentang makna hidup yang lebih dalam. Ia berharap pelayanan yang dijalankannya dapat terus menjadi berkat bagi jemaat dan masyarakat lintas iman di Kabupaten Mamuju Tengah.

Pengalaman dan Kontribusi Pendeta Abner

  • Membangun Hubungan Lintas Agama: Pendeta Abner aktif dalam membangun hubungan dengan berbagai kalangan, termasuk antar agama. Ia percaya bahwa dialog dan kerja sama antar komunitas sangat penting dalam menciptakan perdamaian.

  • Kerja Sama dengan Pemerintah: Ia juga terlibat dalam mendukung berbagai program sosial kemasyarakatan di Mamuju Tengah. Ini menunjukkan bahwa pelayanan gereja tidak hanya terbatas pada bidang spiritual, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat secara umum.

  • Pelayanan di Berbagai Wilayah: Selama masa pelayanannya, Pendeta Abner melayani di berbagai wilayah dan klasis. Hal ini menunjukkan ketekunan dan dedikasinya dalam menjalankan tugasnya sebagai pendeta.

  • Pemahaman tentang Pelayanan: Ia memahami bahwa menjadi pendeta bukan hanya tentang tugas formal, tetapi juga tentang peran sebagai pemberi contoh dan pemimpin spiritual bagi jemaat.

Masa Depan dan Harapan

Pendeta Abner berharap agar pelayanan yang dijalankannya dapat terus menjadi berkat bagi masyarakat. Ia yakin bahwa melalui pelayanan yang tulus dan penuh kasih, ia dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

Ia juga berharap agar generasi muda dapat terinspirasi oleh perjalanan pelayanannya. Dengan demikian, semangat pengabdian dan kepercayaan terhadap Tuhan dapat terus dilestarikan di tengah masyarakat.

Lebih baru Lebih lama